Latest Updates
Tampilkan postingan dengan label Budidaya Jamur Tiram. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Budidaya Jamur Tiram. Tampilkan semua postingan

HAMA DAN PENYAKIT PADA JAMUR TIRAM

Budidaya jamur tiram dapat dipandang dari dua sisi yaitu seni dan pengetahuan. Dari sisi seni maka kita harus merawatnya sedapat kita lakukan, sebagaimana seorang seniman merawat lukisannya. Jika sebagai pengetahuan, kita harus mempelajari bagaimana merawatnya, agar dihasilkan produk yang tinggi dan baik. Dua tujuan ini harus dipahami oleh seorang yang melakukan budidaya jamur tiram.

Hama dan penyakit sering terjadi akibat kecerobohan kita sendiri. Seorang pembudidaya harus dapat menjaga dari segala kemungkinan yang terjadi. Fungsida, insektidida dan bahan kimia lainnya dapat membantu,tetapi pencegahan tanpa bahan kimia lebih baik untuk dilakukan.

Nutrisi yang Diperlukan Media Jamur Tiram


Pertumbuhan jamur tiram membutuhkan nutrisi untuk metabolisme dalam tubuh. Nutrisi atau hara yang dibutuhkan diantaranya adalah:



Karbon
Karbon (C) bersumber dari karbohidrat sebagai unsur dasar pembentukan sel dan sebagai energi untuk metabolisme. Sumber karbon diperoleh dalam bentuk monosakarida, polisakarida, selulosa dan lignin (kayu).

Nitrogen
Nitrogen diperlukan untuk pembentukan protein, lemak dan berbagai persenyawaan organik. Nitrogen juga berguna untuk mempercepat pertumbuhan.

Vitamin
Vitamin berfungsi sebagai bahan tambahan atau suplemen sehingga pertumbuhan jamur menjadi lebih baik. Vitamin yang dibutuhkan oleh jamur yaitu vitamin B1 dan B12.

Mineral
Mineral sebagai unsur hara mikro yang berguna sebagai pelengkap pada jamur. Kebutuhan mineral sudah tercukupi dari media. Penambahan kapur sebagai pengatur tingkat kemasaman (pH) sekaligus memenuhi kebutuhan mineral yaitu kalsium (Ca).

PRODUK SAKA3JAMUR

BIBIT F0


 "hanya untuk mitra"

BIBIT F1 dan F2




BAGLOG JAMUR TIRAM




JAMUR TIRAM SEGAR



NUGGET JAMUR


 Untuk Keterangan lebih lanjut silakan hubungi :

Muhammad Ikrom
Desa Sakatiga Kec. Indralaya Ogan Ilir Sumsel
085769135903 / 085368707690

Bisakah Berbudidaya Jamur Tiram di Daerah Panas...?


Usaha budidaya jamur tiram memang sangat menggiurkan. Dilihat dari segi finansial dapat dikatakan usaha ini layak untuk dijalankan. Jika kita amati, peminat usaha budidaya ini terus meningkat dari tahun ke tahun. Apalagi bagi para hobiis ataupun wirausahawan, usaha ini terbilang sangat menyenangkan dan menarik. Tentu saja banyak faktor yang menjadi alasan meningkatnya peminat usaha ini mulai dari sekedar hobi, faktor jamur sebagai pangan yang sehat ataupun   jamur sebagai pangan masa depan. Itu artinya usaha ini akan terus berkembang untuk waktu yang lama.

Kunjungan Rekan-rekan KFM (Komunitas Fotografi Musi)





Jagoan-jagoan saka3jamur

Yang kecil yang paling rajin bermain dikumbung....


semoga saja mereka bisa jadi penerus yang bisa diandalkan..

Panduan dan tips pembelian baglog jamur tiram putih


Umumnya, masyarakat memulai bisnis jamur tiram dengan membeli baglog dan merawatnya. Ini karena praktis dan lebih cepat menuai hasilnya daripada harus melakukan sendiri budidaya jamur tiram. Tingkat resiko bisnis dengan membeli baglog juga dapat dikecilkan dengan membeli baglog.

Untuk membeli baglog, terdapat hal-hal penting yang harus diperhatikan agar tidak terjadi kerugian bagi pebisnis jamur tiram. Berikut ini akan kami uraikan sedikit mengenai panduan membeli baglog jamur tiram :

Budidaya Jamur



Sebagian besar wilayah di Indonesia sangat bagus untuk budidaya jamur, karena alam Indonesia yang hangat dan lembab, dan jamur akan tumbuh bila dikondisikan sesuai dengan persyaratannya. Budidaya jamur dapat dilakukkan dengan mudah dan murah karena kandungan komponennya banyak menggunakan limbah, misalkan serbuk kayu dari bekas gergaji dan dedak. Dua komponen tersebut sebagian besar wilayah Indonesia selalu ada dan berlimpah. Budidaya jamur dapat dipakai menjadi peluang usaha atau peluang bisnis yang menjanjikan karena kebutuhan pasar dan hasil produksi masih jauh. Peluang bisnis atau peluang usaha yang akan didapat dari usaha budidaya jamur misalnya : dari hasil penjualan bibit jamur, media tanam atau baglog, jamur segar dan olahan makanan kering atau basah dengan bahan dasar jamur. Peluang usaha atau peluang bisnis lainnya adalah penjualan bahan-bahan pokok, pengadaan alat-alat kerja, jasa konstruksi pembuatan rumah jamur, pelatihan dan pengadaan tanah atau lokasi untuk didirikan usaha budidaya jamur.

Pengikut

Komentar Terkini

Site Info

Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net
SEO Stats powered by MyPagerank.Net